oleh

BNNP Kaltim Tetapkan Desa Teluk Dalam Sebagai Desa Penanggulangan Narkoba

Kutai Kartanegara – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim menetapkan Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang sebagai contoh desa penanggulangan narkoba.

Dalam hal ini kepala Desa dan masyarakat setempat berperan aktif dalam tercipta lingkungan pedesaan bersih dari ancaman narkoba yang kian dekat dan nyata mengancam eksistensi atau kedaulatan bangsa dan generasi penerus Indonesia.

“Dalam kesempatan pertemuan dengan pihak BNNP Kalimantan Timur yang lalu, kami dari pihak Desa telah membentuk struktur kepengurusan kader penangulangan narkoba yang melibatkan perangkat desa dan petugas dari puskesmas,” ujar Kepala Desa (Kades) Teluk Dalam, Supian (03/12/2020) pagi.

Apabila melihat dari segi geografisnya, lanjutnya, Desa Teluk Dalam dianggap sangat rawan dalam peredaran narkoba, karena letaknya yang berada di perbatasan Kabupaten.

Selain dari data masyarakat yang tidak memiliki kasus narkoba, ini juga menjadi poin penting BNNP Kaltim memilih desa tersebut sebagai desa percontohan untuk desa-desa lainnya.

Supian mengatakan, sebelum ditetapkan menjadi desa percontohan, terlebih dahulu pihaknya mendata masyarakat Desa Teluk Dalam, yang kemudian di cek oleh BNNP Kaltim.

“Sebelum menjadi ditetapkan oleh BNNP Kaltim sebagai desa percontohan penangulangan narkoba, kami terlebih dahulu melakukan pengecekan kepada masyarakat di Desa Teluk Dalam, dan bersyukurnya kami di Desa Teluk Dalam ini tidak ada kasus sama sekali,” jelasnya.

Ia pun melibatkan beberapa pihak-pihak terkait yang ada di Desa Teluk dalam untuk memastikan kredibilitas data yang di serahkan ke BNNP Kaltim itu benar.

“Tidakhanya data saja, tetapi kami melengkapinya dengan melibatkan sejumlah pihak petugas Kecamatan Tenggarong Seberang, Polsek Tenggarong Seberang dan Puskesmas Teluk Dalam untuk memastikan kredibiltas data yang diserahkan kepada BNNP Kaltim itu benar,” pungkasnya. (yue)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.