oleh

Capas Paskibraka Lalui Seleksi Ketat, Kadispora: Tidak Ada Orang Titipan

Berau, Kaltimnow.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama dengan tim pelatih Pasukan Pengibar Bendera Pusaka  (Paskibraka) tingkat Provinsi melakukan pemantauan langsung seleksi di Kabupaten dan Kota se Kaltim.

Adapun kegiatan tersebut, dilaksanakan di Kantor Dispora Kabupaten Berau. Tim provinsi memantau langsung jalannya seleksi calon Paskibraka terutama syarat dan ketentuan Calon Paskibraka (Capas) sesuai dengan standar ketetapan tingkat nasional.

Kepala Dispora Kaltim, Agus Tianur yang didampingi oleh Kabid Pengembangan Pemuda, Hardiana Muriyani mengatakan, para Capas yang mengikuti seleksi merupakan Capas yang berkualitas.

“Kita ingin mendapatkan calon terbaik yang memang layak untuk menjadi Capas di tingkat provinsi. Apalagi mereka nantinya akan diseleksi kembali untuk mewakili Kaltim yang akan menuju ke tingkat nasional,” katanya, Rabu (30/3/2021) kemarin.

Sehingga dalam proses seleksi Capas pun dilakukan dengan teliti dan ketat, termasuk menolak adanya titipan dari orang tertuntu. Hal itu bertujuan dalam menentukan pemuda-pemudi terbaik di Kaltim.

“Sudah tidak jamannya lagi itu (titipan), apalagi jumlah pasukan terbatas hanya 10 orang tentu dan itu harus yang terbaik, berkualitas, dan memang pantas yang lolos. Kami akan selektif sekali, ini demi nama baik kabupaten/kota sendiri dan tentunya Kaltim apabila nanti dipilih oleh pusat melalui Kemenpora,” tegasnya.

Untuk itu tim yang turun ke kabupaten dan kota telah mendapat pesan dan tugas khusus darinya untuk bersikap tegas terhadap kualitas capas yang lolos.

Dalam seleksi dan penjaringan Paskibraka untuk provinsi maupun nasional para siswa dari perwakilan kabupaten dan kota harus memiliki kriteria yang sudah ditentukan diantaranya, tinggi badan minimal 170 cm (pria) dan 160 cm (puteri), surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.

“Selain mengikuti tes baris berbaris juga mengikuti tes lari, push up, shit up, shuttle run termasuk tes wawancara pengetahuan umum, kepaskibrakaan dan wawasannya seputar Kaltim dan nantinya akan dilihat psikologis yang bersangkutan,” pungkasnya. (ant/rus).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *