oleh

Kampanyekan Gemarikan, Dinas Perikanan Samarinda Bagikan 500 Paket Olahan Ikan di 10 Kecamatan

Samarinda – Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Samarinda mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 karena makan ikan dinilai baik untuk daya tahan tubuh.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Samarinda Sam Syaimun mengatakan, kampanye gemarikan ini sudah digagas sejak tahun 2004 lalu oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan.

“Yang dimana program ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk gemar memakan ikan yang mengandung kaya akan protein,” katanya Sabtu (20/06/2020) pagi.

Selain mengkampanyekan gemarikan juga dilakukan pembagian paket hasil olahan yang berbahan dasar ikan sebanyak 500 paket kepada stunting, ibu menyusui, ibu hamil, keluarga pra sejahtera dan remaja produktif yang tersebar di 10 Kecamatan Samarinda.

Sam Syaimun pun menjelaskan, bahwa isi paket tersebut merupakan olahan yang semuanya menggunakan ikan dan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian Kota Samarinda dan juga UKM-UKM Kota Samarinda.

“Adapun isi dari paket yang dibagikan ada Nugget udang, Siomay udang, Amplang, Empek-empek, Bandeng Presto, Abon ikan cakalang. Semua ini merupakan hasil dari UKM-UKM yang ada di Kota Samarinda,” jelasnya.

Sementara itu, mewakili DPR RI Budisatrio Djiwandono melalui tenaga ahli, Rudiansyah di Samarinda menambahkan dengan adanya kampanye gamarikan diharapkan dapat meningkatkan budidaya ikan yang ada di Kota Samarinda.

“Selain tujuannya masyarakat gemar makan ikan, disisi lain dapat meningkatkan budidaya ikan. Sehingga Kota Samarinda dapat mencukupi kebutuhan ikan,” tambahnya.

Ia pun juga telah berkomunikasi dengan Dinas Perikanan dan Peternakan, untuk menggenjot produksi ikan sehingga Kota Samarinda dapat swasembada ikan.

“Kedepan saya juga sudah komunikasi kepada Dinas Perikanan untuk produksi dan budidaya ikan dan kita genjot. Untuk di Kota Samarinda, bisa ngga mencukupi dan mungkin 3 tahun kedepan kita bisa swasembada ikan,” ujarnya. (mer)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.