oleh

Miris Lihat Keadaan SMK di Bukit Makmur, Agiel Sarwono Harap Perusahaan Sekitar Turut Memberikan Perhatian

Samarinda, Kaltimnow.id – Fasilitas penunjang proses belajar mengajar guna meningkatkan prestasi siswa menjadi yang cukup penting, namun masih banyak terdapat sarana dan prasaran sekolah yang tak memadai di Provinsi Kaltimantan Timur (Kaltim).

Hal tersebut diungkapkan oleh anggota Komisi II DPRD Kaltim Agiel Suwarno, yang mengaku miris melihat keadaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1, Desa Bukit Makmur, Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur (Kutim), sangat jauh dari kata memadai.

Kondisi fasilitas di sekolah tersebut dinilai tidak layak, dimulai dari plafon, hingga bangku dan meja yang tidak dapat dipergunakan, karena jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan total siswa dalam kelas.

“Kondisinya sangat miris sekali, padahal bagaimanapun fasilitas pendidikan ini juga mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) kita juga,” urainya, Kamis (10/11/2022).

Politisi PDI Perjuangan ini melanjutkan, terdapat perusahaan yang beraktifitas di Desa Bukit Makmur.

Oleh karenanya, ia meminta kepada Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tersebut agar memperhatikan sektor sarana pendidikan di sekitarnya.

“Kepedulian perusahaan dengan sekitar masih sangat minim. Nanti kita akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim untuk menanyakan hal itu,” ungkapnya.

Agiel menegaskan, pihaknya akan menelusuri secara seksama CSR di Kaltim, agar dapat lebih memperhatikan lingkungan sekitar.

“Kami juga akan mendorong CSR untuk bisa menyentuh sektor pendidikan, saat pemaparan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB),” bebernya.

Sebagai anggota Pansus Investigasi Pertambangan Kaltim, ia juga akan berupaya memanggil sejumlah perusahaan.

“Pemanggilan ini dilakukan untuk menggali informasi besaran dana CSR, dan distribusinya mengarah ke mana saja.” tandas Agiel. (tia/adv/dprdkaltim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *