oleh

Paman Tega Cabuli Keponakan Sendiri, Alasannya Usir Roh Jahat

Samarinda, Kaltimnow.id – Seorang paman di Kecamatan Samarinda Seberang tega cabuli keponakannya sendiri, dengan alasan ingin mengobati dan mengusir makhluk jahat yang ada ditubuh.

Menurut keterangan pihak kepolisian, kejadian tersebut pertama kali pada 24 September 2022 sekitar pukul 20.30 WITA di rumah pelaku yang ada di Samarinda Seberang.

Korban pada saat itu ditelepon pelaku untuk mengambil buah kelapa yang akan digunakan untuk acara tasmiyahan.

Pada saat korban datang untuk ambil kelapa, korban malah disuruh menanggalkan pakaiannya, dengan dalih mengusir roh jahat.

“Katanya itu disuruh oleh tantenya (istri pelaku),” kata Kapolres Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, Jumat (30/9/2022).

Korban pun menuruti perintah pelaku, sambil mengoleskan daun sirih dan berkomat-kamit membaca mantra. Pada saat itulah pelaku melancarkan aksi bejatnya.

“Asalannya itu menghilangkan roh jahat,” jelasnya.

Korban pun tersadar setelah mendengar hpnya berbunyi. Ia pun kaget melihat sang paman membuka pakaian dalamnya. Dan langsung mengenakannya kembali dan pergi keluar rumah.

“Pas dia mau pergi, ban motornya bocor, sehingga pelaku yang mengantar korban pulang dan meminta untuk tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain,” ujarnya.

Tiba di rumah, korban pun langsung menceritakan peristiwa yang ia alami kepada kedua orang tuanya. Setelah mendengar dari sang korban, langsung melaporkan pelaku ke Polresta Samarinda.

“Bukti visum dan hasil penyelidikan sudah kita dapatkan, pada 27 September lalu pelaku telah kita amankan,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Subs Pasal 6C Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2002 tentang Kekerasan Seksual. (Ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *