oleh

Pasca Kebakaran, Warga Cari Barang yang Masih Bisa Digunakan

Samarinda – Sebanyak 26 Kepala Keluarga (KK) dan 104 jiwa kehilangan tempat tinggal, saat kebakaran yang terjadi di Jalan Lambung Mangkurat RT 33 dan Jalan Aziz Samad, Gang Mansur RT 33, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, pada Sabtu (06-06-2020) pagi kemarin.

Para korban kebakaran sementara ini masih mengungsi dirumah keluarga maupun kerabatnya. Sebagian juga terlihat mendatangi rumahnya yang ludes terbakar sambil mencari harta benda yang masih bisa digunakan.

Salah satu korban kebakaran Ani (34) bersama sanak-saudaranya yang berada di lokasi kebakaran mengatakan, untuk sementara ia tinggal ditempat saudaranya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Untuk sementara tinggal ditempat saudara. Kesini sama saudara-saudara cari barang-barang yang bisa digunakan kembali,” tuturnya.

Ani juga mengaku telah mendapatkan bantuan. Selanjutnya, ia bersama keluarga memikirkan untuk mencari rezeki agar dapat kembali membangun tempat tinggalnya kembali.

“Insya allah kita berusaha, karena ini kan punya orangtua semua. Semua ini masih keluarga semua mas, jadi kalau bisa dan ada rezeki kita bangun lagi disini,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Kelurahan Pelita Samarinda yang dibantu warga mendirikan posko darurat disekitar lokasi kebakaran untuk membantu para korban yang terdampak.

Kepala Lurah Pelita Tafif Hamdani mengatakan, posko tersebut sudah berdiri selama dua hari pasca kebakaran untuk .

“Alhamdulillah pada hari kedua posko induk ini diberdirikan sudah banyak para donatur yang memberikan bantuan. Ada baju-baju layak pakai, sembako dan lain-lainnya,” kata Tafif saat ditemui di posko induk.

Tafif berharap para donatur bisa memberikan bantuan berupa sembako karena para korban lebih membutuhkan sembako.

“Kalau untuk baju-baju alhamdulillah sudah cukup karena bantuan banyak dari para donatur yang dikirim ke posko induk dan juga posko bantuan lainnya. Cuman kita fokuskan ke sembako karena korban lebih membutuhkan sembako. Disini kurang lebih ada 7 posko dengan posko induk,” ucapnya.

Untuk posko induk, Dia menjelaskan akan berdiri selama satu minggu kedepan, sedangkan posko yang lain berdiri sampai tiga hari kedepan. (mer)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *