Pemkot Samarinda Jamin Pendidikan Murid SD yang Diduga Diusir Guru hingga Lulus SMA

Samarinda, Kaltimnow.id – Wali Kota Samarinda Andi Harun mendatangi kediaman Musdalifah (10), murid SDN 002 Jalan HOS Cokroaminoto Samarinda Seberang, yang dikabarkan diusir gurunya saat ingin mengkuti ujian semester kenaikan kelas, pada Senin (06/06/2020).

Andi Harun mengajak kedua belah pihak, untuk mediasi dikediaman Siti Munawarah yang merupakan tante Musdalifah, di Jalan Pangeran Bendahara, Gang Pertenunan, RT 02, Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang.

“Saya sengaja turun untuk mengetahui secara dekat, dan saya berkesimpulan ini masalah hanya miskomunikasi. Kita selesaikan masalah ini tanpa ada harus ada salah menyalahkan,” katanya.

Dengan peristiwa ini, Andi Harun mengaku akhirnya bisa mengetahui ternyata ada keadaan anak seperti ini, yang sejak kecil ibunya meninggal dunia, sedangkan ayahnya saat ini tengah menghadapi proses hukum.

“Di satu sisi memang ada aturan sekolah, jika anak tidak turun dalam beberapa hari memang ada aturannya. Di sisi lain, keluarganya sendiri bergelut dengan masalah internal keluarga, keterbatasan ekonomi dan lain sebagainya. Tentu tidak bisa di ukur dengan ukuran anak-anak normal secara ekonomi dan sosial seperti pada umunya,” terang Andi Harun.

Dia juga menyatakan pemerintah kota (Pemkot) Samarinda akan memberikan bantuan dengan menyelesaikan sekolah Musdalifah dan dua anak lainnya hingga lulus pendidikan SMA.

“Saya sudah mengambil keputusan anak ini akan di tanggung Pemkot sampai tamat SMA,” bebernya.

Selain itu, Andi Harun juga akan melakukan bedah rumah Siti Munawarah yang merupakan tempat tinggal Musdalifah.

“Dan rumah ibu ini (Siti Munawarah) akan kami jadikan program bedah rumah dari Pemkot Samarinda,” pungkasnya. (dry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *