Samarinda, Kaltimnow.id – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalimantan Timur di Pendopo Odah Etam, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Senin (05/05/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Dalam keterangannya, Andi Harun menyatakan dukungannya terhadap visi pembangunan jangka menengah yang digagas Pemprov Kaltim. Ia menyebut empat fokus utama yang menjadi penekanan Gubernur Kaltim, yakni sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, dan penguatan ekonomi yang inklusif.
“Ini sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaring aspirasi dari berbagai elemen masyarakat,” ujar Andi Harun usai kegiatan.
Ia menegaskan, Pemkot Samarinda akan menyelaraskan program pembangunan kota dengan arah kebijakan Pemprov Kaltim, agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, AH sapaan akrab Andi Harun menyoroti tantangan yang masih dihadapi Kaltim, terutama ketergantungan terhadap sektor tambang. Ia menilai perlu ada langkah konkret dalam pengembangan sektor industri yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kita tidak bisa terus bergantung pada batu bara. Perlu ada pengembangan investasi industri agar struktur ekonomi daerah menjadi lebih kuat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam mewujudkan visi besar pembangunan Kaltim.
“Keselarasan program dari atas ke bawah mutlak dibutuhkan agar pembangunan berjalan merata dan ekonomi daerah bisa tumbuh lebih baik,” pungkasnya. (adv/kmf/dot)