oleh

Sambut Kembali Belajar Tatap Muka Langsung, Kadisdikbud Kukar Tegas Prokes dilingkungan Sekolah

Kutai Kartanegara, Kaltimnow.id –  Sambut kembali pembelajaran tatap muka langsung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menjelaskan ada tiga elemen penting yang harus diperhatikan.

“Untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka langsung itu kita harus perhatikan tiga elemen, pertama harus ada kebijakan dari kepala daerah memberikan rekom pembelajaran tatap muka, kedua kesiapan sekolah dan ketiga adanya kesepakatan dari orang tua atau wali murid,” kata Plt Kadisdikbud Kukar, Ikhsanuddin Noor, Kamis, (3/12/2020).

Ia pun menjelaskan jika saat ini semua sekolah sedang mempersiapkan Sara dan Prasarana (Sarpas) penunjang pembelajaran. Dan menyediakan fasilitas sesuai dengan standar standar Protokol Keshatan (Prokes) untuk pembelajaran tatap muka secara langsung.

“Secara prinsip Kukar sudah siap untuk pembelajaran tatap muka langsung, dan masing-masing sekolah harus bersurat ke Disdik bahwa siap dengan segala perangkatnya. Dan menerapkan strategi apa yang telah kita jelaskan beberapa waktu lalu, misalnya mengurangi jam belajar dan tidak ada istirahat serta orang tua langsung standby di tempat untuk menjemput pulang,” jelasnya.

Ikhsan pun menambahkan, jika semua sekolah yang berkeinginan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka secara  langsung, maka wajib melakukan simulasi yang disosialisasikan kepada orang tua atau wali murid.

“Kita akan adakan simulasi selama sepekan, untuk mengetahui seperti apa teknisnya. Agar nantinya semua pihak sudah dapat saling memahami,  termasuk ke orang tua murid,” terangnya.

Menurutnya, boleh atau tidaknya tergantung dari kepala daerah dan sudah mendapatkan rekomendasi. Namun, jika di bulan Januari telah diwajibkan belajar tatap muka langsung, balik lagi kepada masing-masing kepala daerah, sekolah dan orang tua murid.

“Tidak semua daerah di wajibkan seperti ini, namum Masing-masing daerah bisa menerapkan kebijakannya,” tuturnya.

Ditanya jika ada yang melanggar Prokes di lingkungan sekolah, ia menegaskan akan menegur pihak sekolah dan menerapkan kembali belajar daring.

”Kami akan langsung tegur sekolah yang bersangkutan dan merekomendasikan agar kembali menerapkan pembelajaran daring,” tutupnya. (adv/yue/ant)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed