oleh

Sosbang di Sambutan, Ananda Emira Moeis Jelaskan Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan

Samarinda, Kaltimnow.id – Anggota DPRD provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini sedang gencar melaksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang), dengan tujuan masyarakat dapat memberikan pengetahuan dan memperkuat 4 pilar wawasan kebangsaan.

Anggota komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis juga menggelar kegiatan Sosbang tersebut di wilayah pemilihannya (Dapil), yang mana dirinya menyebutkan, ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menguatkan, dan menanamkan pemikiran rasa cinta akan tanah air, serta menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila kepada anak muda bangsa.

Kegiatan tersebut terlaksana, di Kota Samarinda tepatnya di Jalan Purwobinangun, Kelurahan Makroman Kecamatan Sambutan, menjadi lokasi pembekalan, serta pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya empat konsensus/pilar kebangsaan, pada Jumat (04/11/2022).

Nanda sapaan akrabnya mengungkapkan, bahwa empat pilar tersebut, terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi kunci dalam menjaga dan membangun bangsa.

“Empat konsensus/pilar ini adalah hal yang sangat fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” ucapnya.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-Perjuangan Kaltim itu menyebut, jika bangsa ini ingin terus ada, maka sosialisasi kebangsaan harus terus dilanjutkan.

Di era digital sekarang, lanjut dia, dimana tidak lagi mengenal batas akibat teknologi yang semakin canggih masyarakat perlu dibentengi dengan pemahaman yang komprehensif.

“Hal ini agar masyarakat dihindari dari pemahaman buruk yang mampu memecah persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.

Olehnya itu, dirinya berpesan kepada masyarakat agar terus mempertahankan sikap kegotong royongan dan rasa saling menghargai antar sesama.

“Ada teman susah dibantuin, itu kekuatan kita, NKRI harus dijaga,” ucapnya.

Sementara itu, narasumber sosialisasi Kebangsaan kali ini, Nanda turut menghadirkan Ronald Stephen, untuk menjelaskan lebih rinci dari 4 pilar kebangsaan Indonesia itu.

Dimana dirinya, mengungkapkan bahwa kokohnya NKRI hingga sekarang ini sebab empat konsensus kebangsaan telah menjadi perekat dalam kehidupan bernegara.

Dirinya menyatakan bahwa telah hidup dalam sanubari masyarakat Indonesia, sehingga segala kemajemukan yang ada dapat menjadi sumber kekuatan utama.

“Di negara lain banyak yang terpecah pecah, padahal tidak semajemuk di Indonesia, kita bersyukur di Indonesia rasa persatuan masih kuat, ini yang mesti dipertahankan,” pungkasnya.

Penulis: Cintia Rahmadani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *