oleh

Walikota Samarinda Canangkan Program Vaksinasi Covid-19 Bagi Pedagang Pasar Tradisional

Samarinda, Kaltimnow.id – Walikota Samarinda Andi Harun mencanangkan vaksin sinovac bagi pedagang di Pasar Pagi Samarinda, Kamis (04/03/2021).

Program vaksinasi Covid-19 untuk para pedagang di pasar tradisional itu sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 dan sekaligus untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang berbelanja ke pasar.

Walikota Samarinda Andi Harun mengatakan, pencanangan vaksin Covid-19 bagi para pedagang harus dimasifkan mengingat peredaran Covid-19 di Kota Samarinda cukup mengkhawatirkan.

“Insyaallah kita mulai melakukan vaksinasi kepada masyarakat umum, kita akan melakukan vaksin untuk para pedagang pasar, karena kita tau pasar adalah tempat yang paling banyak didatangi, supaya masyarakat yang berbelanja ke pasar merasa nyaman dan aman,” ujar Andi Harun.

Lebih lanjut, Andi Harun menjelaskan, vaksinasi bagi pedagang merupakan langkah Pemkot dalam penanggulangan Covid-19 dan juga sebagai upaya Pemkot Samarinda menuju program Pasar Tangguh Covid-19.

Ia itu menambahkan, vaksinasi di Pasar Pagi memiliki target 300 dosis vaksin, vaksinasi akan dilakukan secara bertahap dengan vaksin awal 50 pedagang.

“Dari tadinya pasar dirasa kurang ketaatannya pada protokol kesehatan dengan pencanangan Pasar Tangguh Covid-19, maka para pedangan dan pembeli, memiliki kesadaran sendiri mau memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Insyaallah kalau kita taat memakai 3M maka mata rantai covid itu akan terisolir sehingga benar-benar pada suatu hari nanti Samarinda ini betul-betul menjadi kota yang tangguh covid,” papar Andi Harun

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih mengaku senang melihat antusiasme dari para pedagang yang mau disuntik vaksin sinovac.

“Ini membuktikan bahwa sebenarnya masyarakat sekarang percaya bahwa vaksin adalah salah satu cara untuk memutus rantai Covid-19, bahkan ada pendaftar yang sudah masuk usia lansia,” pungkasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.